Tampilkan postingan dengan label jpcc. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jpcc. Tampilkan semua postingan

Minggu, 10 Mei 2015

Broken Focus

Nanana♪(v^_^)v
Wecome home Pastor Jeffrey Rachmat!! 
Seneng banget liat beliau kembali lagi dan siap membagikan lebih banyak lagi hal-hal bermakna buat buat menjalani hidup...
Who does not happy surrounded by happy & positive peoples?

Saran: join DATE & aktif di DATE
*ingetin diri sendiri*

So, this week Pastor Jeffrey share tentang pergumulannya selama 2 buln ini.. Judul khotbahnya Broken Focus..
Ayo lanjut baca, semoga diberkati!

Hal yang benar adalah ketika seseorang menghidupi apa yang disampaikannya. Not only say and share about positive things, also doing it.
Segala sesuatu yang sehat pasti bertumbuh. And that's what we want, right?

I am here today because of God's grace.

Its God's, not mine. Semua adalah milik Tuhan, dan selagi masih diberi kesempatan, lakukan yang terbaik. Always do the best!

Lukas 5:1-11
(1) Pada suatu kali Yesus berdiri di pantai danau Genesaret, sedang orang banyak mengerumuni Dia hendak mendengarkan firman Allah. (2) Ia melihat dua perahu di tepi pantai. Nelayan-nelayannya telah turun dan sedang membasuh jalanya. (3) Ia naik ke dalam salah satu perahu itu, yaitu perahu Simon, dan menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu Ia duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. (4) Setelah selesai berbicara, Ia berkata kepada Simon: "Bertolaklah ke tempat yang dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." (5) Simon menjawab: "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan kami tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (6) Dan setelah mereka melakukannya, mereka menangkap sejumlah besar ikan, sehingga jala mereka mulai koyak. (7) Lalu mereka memberi isyarat kepada teman-temannya di perahu yang lain supaya mereka datang membantunya. Dan mereka itu datang, lalu mereka bersama-sama mengisi kedua perahu itu dengan ikan hingga hampir tenggelam. (8) Ketika Simon Petrus melihat hal itu iapun tersungkur di depan Yesus dan berkata: "Tuhan, pergilah dari padaku, karena aku ini seorang berdosa." (9) Sebab ia dan semua orang yang bersama-sama dengan dia takjub oleh karena banyaknya ikan yang mereka tangkap; (10) demikian juga Yakobus dan Yohanes, anak-anak Zebedeus, yang menjadi teman Simon. Kata Yesus kepada Simon: "Jangan takut, mulai dari sekarang engkau akan menjala manusia." (11)Dan sesudah mereka menghela perahu-perahunya ke darat, merekapun meninggalkan segala sesuatu, lalu mengikut Yesus.

Markus 10:35-41
(35) Lalu Yakobus dan Yohanes, anak-anak Zebedeus, mendekati Yesus dan berkata kepada-Nya: "Guru, kami harap supaya Engkau kiranya mengabulkan suatu permintaan kami!" (36) Jawab-Nya kepada mereka: "Apa yang kamu kehendaki Aku perbuat bagimu?"(37) Lalu kata mereka: "Perkenankanlah kami duduk dalam kemuliaan-Mu kelak, yang seorang lagi di sebelah kanan-Mu dan yang seorang di sebelah kiri-Mu." (38) Tetapi kata Yesus kepada mereka: "Kamu tidak tahu apa yang kamu minta. Dapatkah kamu meminum cawan yang harus Kuminum dan dibaptis dengan baptisan yang harus Kuterima?"(39) Jawab mereka: "Kami dapat." Yesus berkata kepada mereka: "Memang, kamu akan meminum cawan yang harus Kuminum dan akan dibaptis dengan baptisan yang harus Kuterima. (40) Tetapi hal duduk di sebelah kanan-Ku atau di sebelah kiri-Ku, Aku tidak berhak memberikannya. Itu akan diberikan kepada orang-orang bagi siapa itu telah disediakan." (41) Mendengar itu kesepuluh murid yang lain menjadi marah kepada Yakobus dan Yohanes. 

Cerita tentang Yakobus & Yohanes, dimana mereka udah di pilih dan meninggalkan segalanya untuk ikut Tuhan, tapi karena adanya keegoisan, mereka mencoba menentukan siapa yang lebih besar diantara mereka. Karena mereka diberikan kemampuan oleh Tuhan untuk melakukan dan menyaksikan suatu hal yang hebat, mereka mulai mendiskusikan siapa yang lebih hebat.

Manusiawi sekali bila seseorang menjadi egois (selfish).

Poin-nya bukan hanya pada saat kita memulai.
Memulai adalah sesuatu yang lebih mudah, karena mempertahankan dan memetik hasil akhirnya adalah bagian yang paling sulit.

Apa tujuan awal kita saat memulai bisa bergeser karena adanya banyak hal yang terjadi dan kita alami.

Kebanyakan saat orang memulai sesuatu didasari dengan selfless, yaitu ngga mikirin diri sendiri.
Misalnya: kita kerja tujuanya untuk keluarga, pelayanan tujuannya melayani Tuhan. Punya blog tujuannya mau sharing ke temen-temen dengan tujuan positif. 

Seiring berjalannya waktu, dalam perjalanan banyak yang berubah tujuan.. Menuntut jabatan, menuntut fasilitas, menuntut popularitas, dan berbalik semua demi kepuasan pribadi.

So, disini diingetin untuk selalu ingat alasan utama ketika memilih untuk memulai.

All personal failure is the direct result of broken focus. - Robb Thompson

Yakobus 3:16

Sebab dimana ada iri hati dan mementingkan diri sendiri di situ ada kekacauan dan segala macam perbuatan jahat.

Selfish adalah awal dimana kekacauan berasal.
Ketika SELFLESS menjadi SELFISH
World ruined, our life ruined.

Dalam banyak area kehidupan hal ini terjadi toh?
Ada yg mau sharing?

Question for ourselves:
Why do I do what I do?
Do I still like what I'm doing?

Sesekali pertanyakan ke diri sendiri, kd kita ngga keluar dari tujuan awal kita..

Wahyu 2:4-5
 (4) Namun demikian Aku mencela engkau, karena engkau telah meninggalkan kasihmu yang semula. (5) Sebab itu ingatlah betapa dalamnya engkau telah jatuh! Bertobatlah dan lakukanlah lagi apa yang semula engkau lakukan. Jika tidak demikian, Aku akan datang kepadamu dan Aku akan mengambil kaki dianmu dari tempatnya, jikalau engkau tidak bertobat. 

Back to our original purpose, less the selfish, until we become selfless.

God bless you!

Anyway this a performance by JPCC Worship today. Enjoy

Pastor Jeffrey & Pastor Ian Vail <3 nbsp="" p="">

Minggu, 22 Februari 2015

LEVEL UP Part 3

Tau-tau udah kebaktian terakhir di bulan Februari, cepet ya.. Ini note dari ibadah ke 8 di JPCC. Hari ini ada penyerahan anak, semoga keluarganya diberkati, anak-anaknya bisa bertumbuh luat biasa ya!
Moga-moga berguna ya catetan ini, eniweey sekalian dibawahnya ditambahin foto dari catetan  yang di catet waktu kebaktian. haha Tulisannya acak rawut banyak salah krn buru-buru nulisnya hehe.
Dan ada foto Pastor Jeffrey juga temen-temen JPCC Worship yang keren. wohooo!
Enjoy reading & let's changing! Be the better you!

"Yang baik yang tampak di luar merupakan investasi dari apa yang ada di dalam jiwa kita"

Matius 6:22-23 (BIS)
Mata adalah pelita tubuh. Jika matamu baik, teranglah seluruh tubuhmu; jika matamu jahat, gelaplah seluruh tubuhmu. Jadi jika terang yang ada padamu gelap, betapa gelapnya kegelapan itu.

*Jagalah hati dan pikiran kita hari demi hari*

Untuk merubah dunia kita, kita harus merubah pandangan kita. 
Untuk merubah pandangan kita, kita harus mengganti lensa kita, dalam arti mengganti cara pandang kita.

YANG MENGHAMBAT SESEORANG UNTUK LEVEL UP:
1. TIDAK PERCAYA DIRI
*Believe what God said*

2. MALAS MENYESUAIKAN DIRI DENGAN SUASANA
Higher level/ next level requires different approach.
Butuh tanggung jawab lebih untuk naik ke level yang lebih tinggi.
Orang malas bukan tidak punya kesempatan, tetapi adalah orang yang tidak mau mengambil dan menyia-nyiakan kesempatan tersebut.

Amsal 12:27 (BIS)
Orang malas  tidak akan menangkap buruannya, tetapi orang rajin akan memperoleh harta yang berharga

3. BATASAN YANG SEMU
Orang yang melihat atau fokus kepada keterbatasan diri sendiri tanpa mencoba lebih dahulu. Selalu merasa tidak bisa, tidak mampu dan tidak mungkin.
Percaya kalau: Hati dan pikiran seseorang yang diperbaharui akan membawa seseorang ke tempat yang tidak pernah ia kira dan batasan yang semu itu akan menghilang dari diri kita.
Persoalan yang datang dapat membuat kita menemukan potensi-potensi baru dalam diri kita.
Kesulitan lah yang memperkenalkan kita pada level yang baru.
Kesulitan atau trauma masa lalu dapat menghentikan kita, tapi kita harus mencoba tanpa takut gagal.

4. TIDAK SETIA
Orang yang gagal dipercaya atas apa yang diberikan kepadanya. Perlakukanlah hal yang sedikit dengan sebaik mungkin. Mulai dari hal kecil yang ada di tangan kita.

Lukas 16:10
Barang siapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkata-perkara besar. Dan barangsiapa tidak benar dalam perkara-perkara kecil, ia tidak benar juga dalam perkara-perkara besar.

5. BEBAN YANG TERLALU BERAT
Matius 11:28
Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.
*Best way is come to God*

1 Petrus 5:7
Serahkanlah segala kekhawatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.

1 Yohanes 1:9
Jika kita mengakui dosa, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan.

CARA MENGATASI HAL-HAL YANG MENGAMBAT UNTUK LEVEL UP
1. CARI LINGKUNGAN YANG BARU
*Change your environment*
Jika sekeliling kita berubah, kita dikelilingi orang-orang yang positif, yang mendorong dan mensupport kita.
*Find people who believe in you, even when you not believe in yourself.

2. CARI, MINTA KETUK ~> USAHA DONG!!
Expose yourself to the one He want you to achieve.
Expose yourself to the level you want to achieve

Cari apa yang kamu mau
Minta apa yang kamu mau
Ketuk pintunya, temui apa impianmu

Sering kali kita malas mencari dan merasa tidak bisa, remember your word create your world.
Tuhan memberikan karunia pada orang yang rendah hati. Ask someone to teach you. Belajar dari orang yang kita mau dapat apa yang udh dia capai.

3. BANGUN IMAN PERCAYA KEPADA YESUS
Kalau kita ngga mengenal firman Tuhan, kita ngga akan punya dasar.

Markus 9:23
Jawab Yesus: "Katamu: jika engkau dapat? Tidak ada yang mustahi bagi orang yang percaya!"

4. SETIA DAN BERTEKUN
Setia lah atas apa yang ada di tangan kita
Bertekun atas apa yang kita kerjakan

Selalu bersyukur atas apa yang kita punya. Jaga baik-baik. Setia atas apa yang kita punya.

Yakobus 1:4
Dan biatlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang, supaya kamu menjadi sempurna dan untuh tak kekurangan suatu apapun.

"Be what you want people to be. Be the supportive person for your friend."

God bless you!













Senin, 12 Januari 2015

NAIK KELAS!!

Ibadah 2 JPCC 11 Januari 2015


Pastor Jose Carol

*Nats of this year: Matius 5:48
"Karena itu haruslah kamu sempurna, sama seperti Bapamu yang di sorga adalah sempurna."

Kekristenan adalah:
Proses perjalanan kita untuk belajar dan diajat oleh Tuhan Yesus. Miliki sikap untuk datang dan mau belajar. Sikap hati (attitude) untuk kita mau belajar, terus bisa diajar dan menghormati GURUnya.
 Guru disini yang dimaksud adalah Tuhan Yesus.

*Make Him as our example*

Kebanggana, pencapaian dan promosi adalah hasil dari naik kelas.
Dalam berbagai area kita perlu dan harus naik kelas.
Kesehatan~Karakter~Bisnis~Relationship~Kerohanian~ETC

Naik kelas butuh tanggung jawab dan komitmen yang lebih besar dan Tuhan akan berikan hal yang lebih besar juga.

Masa-masa yang harus kita lewati untuk NAIK KELAS:
1. MASA BELAJAR
PENGUASAAN TEORI di level ini mempengaruhi kemantapan or our basic untuk dapat bertahan di kelas yang lebih tinggi. Ketika dasar kita tidak kuat maka akan ada konsekuensi saat kita berada di level yang lebih tinggi.
Kita butuh PENGETAHUAN, KEMAMPUAN DAN SIKAP DIRI yang cukup untuk melewati satu level ke level berikutnya.

Bener kata Pastor, sebenernya selama ini CARA, KONSEKUENSI DAN UPAH sebenernya udah dikasih tau dan dicontohkan di Alkitab oleh Tuhan Yesus. Dalam kehidupan sehari-hari kita juga banyak diingatkan. I think the point is HOW WE SEE AND PUT IT IN OUR LIVE.

It's time to CONTROL OURSELF
Your standart of giving determine your standard of living.
Raise your standard of giving agar kita diberikan lebih oleh Tuhan.

2. MASA UJIAN
Masa dimana kita BELAJAR TENTANG DIRI KITA SENDIRI. Ujian ada untuk kita dapat mengetahui mana yang sudah kita kuasai dan mana yang belum. Apa yang kita tahu dan apa yang kita belum tahu biasanya kita sadari ketika ujian itu datang. Kita disadarkan bahwa ternyata kita bisa atau sebaliknya. Dan sikap kita lah yang mau belajar lagi, belajar ulang dan melewati ujan itu dengan hasil yang lebih baik atau nyerah. There's always an option.

PENCOBAAN DATANG UNTUK MENJATUHKAN MANUSIA
UJIAN DATANG UNTUK MENAIKKAN NILAI MANUSIA

Tuhan selalu menyertai kita dan ingin kita naik kelas. So don't be afraid.

Baca yuk Hakim-hakim 3:1-5

Perlu punya mentalitas yang kuat untuk dapt masuk ke tanah perjanjian. Pelajari apa yang harus dipelajari. Ubah cara-cara yang masih salah. Ayo ubah cara pikir, ubah perspektif, perbaiki diri. GUE PINGIN JADI LEBIH BAIK TAHUN INI.

Yakobus 1:3-4

God bless you guys!



Senin, 05 Januari 2015

LEVEL UP


Ibadah 1 JPCC 4 Januari 2015

Pastor Jussar Badudu

DENGAN TEMA BARU TAHUN 2015
LEVEL UP

Yakin tahun ini kehidupan kita akan naik dalam berbagai area hidup kita, dalam pelayanan, hubungan, pendidikan, pekerjaan, dan lain lain.

Bagaimana agar hidup kita berbuah? Belajar dari Paulus, yuk!
Baca: 1 Tesalonika 2:1-12 & Kisah Para Rasul 16

3 hal yang dapat kita lakukan supaya kita berbuah/fruitful:

1. SETIA KEPADA PANGGILAN 

Lukas 19:17
=> setia pada perkara kecil, Tuhan memberikan kita sesuatu ( benda, hal, ataupun perkara ) sesuai dengan kapasitas dan kemampuan kita. Kalau memang hal kecil bisa kita kerjakan dengan baik, percaya Tuhan akan berikan hal/perkara yang lebih BUESAR.

2. HIDUP ADALAH TENTANG ORANG LAIN

"Our words create our world." Begitupun dengan sikap kita. Sikap kita kepada orang lain menentukan baik atau buruknya sikap mereka kepada kita. Ada timbal balik istilahnya..

Patir Jussar said: "Bersikap lemah lembutlah pada orang lain, sama seperti ibu mengasihi anaknya."
Kelemahlembutan itu bicara mengenai:
- kesabaran
- kesantunan
- keemosian
- kebersediaan kita untuk mendengar

2 Timotius 2:25
“Dan dengan lemah lembut dapat menuntun orang yang suka melawan, sebab mungkin Tuhan memberikan kesempatan kepada mereka untuk bertobat dan memimpin mereka sehingga mereka mengenal kebenaran”

3. KASIH SAYANG TERHADAP ORANG LAIN

1 Tesalonika 2:8
"Demikianlah kami, dalam kasih sayang yang besar akan kamu, bukan saja rela membagi Injil Allah dengan kamu, tetapi juga hidup kami sendiri dengan kamu, karena kamu telah kami kasihi."

Semoga bermanfaat. God bless you!






Minggu, 21 Desember 2014

Kebaktian Natal JPCC 2014

Kebaktian natal kali ini diawali dengan drama natal super kreatif, lucu, inovatif dan ngena banget waktu nenek nangis di saat Rafik mau di hukum sama Aladin.. huhu kasih piala oscar dong buat nenek.. Puji-pujian yang luar biasa dari yang dibawakan oleh ko Sidney Mohede & team.. And I am so luck can be there with my one of the members from my 2nd family ^^

Share Ayat hari ini dari Pastor Jusar Badudu
Diambil dari kitab Amsal


23:17Janganlah hatimu iri kepada orang-orang yang berdosa, tetapi takutlah akan TUHAN senantiasa.

Tambahin yaaa...
23:18Karena masa depan sungguh ada, dan harapanmu tidak akan hilang.
23:19Hai anakku, dengarkanlah, dan jadilah bijak, tujukanlah hatimu ke jalan yang benar.

Tahun ini pertama kali kebaktian natal di JPCC, hihihi senang sekali ^^

Khotbah Natal kali ini dipimpin Pastor Jeffrey

intermezzo zejenak, Pastor Jeffrey adalah Pastor yang pertama kali muncul di mimpi gue.. Situasinya waktu itu beliau lagi duduk di meja bagaikan kepala sekolah yang sedang membagikan rapor anak didiknya.. Dengan wajah gantengnya raut wajah serius dan suara galaunya aaa, dia menatap sambil bilang:

          "Vivi, rapor kamu masih banyak merahnya"

JENG JENG *kebangun dan langsung panik* kondisi hati udah tau sih hasilnya pasti ngga bagus karena tahun ini masih suka bolong ke gereja dan beberapa kali absent datang ke date.. *OOPS..* hihihi

Today's Bible verse diambil dari Lukas 2:6-20
So, cerita di ayat-ayat ini adalah tentang kelahiran Tuhan Yesus di dunia dalam kondisi yang mungkin Maria ngga inginkan, karena normalnya sebagai seorang calon ibu, Maria berharap dia bisa melahirkan dalam kondisi yang lebih baik. Dan kita tau bahwa Tuhan Yesus lahir di kandang kuda dan di tempatkan dalam palungan dengan dibungkus dengan lampin. 


Tanpa Maria tau, para malaikat menyebarkan kabar gembira itu di hadapan para gembala-gembala dan para gembala-gembala itu di dalam Lukas pasal 2 ayat yang ke 20 dikatakan katau mereka "sambil memuji dan memuliakan Allah karena segala sesuatu yang mereka dengar dan mereka lihat semuanya sesuai dengan apa yang telah dikatakan kepada mereka"


Maria pun bersuka cita karena dia menyadari ternyata semua yang terjadi hari itu sudah direncanakan oleh Allah. Allah punya maksud yang baik dan yang gue yakin Allah yang gue kenal adalah Allah yang peduli, selalu menjaga, melindungi dan ngga pernah meninggalkan. 
Dia ngga akan meninggalkan Maria begitu aja.

So yang beberapa point yang berhasil gue catatkan dari apa yang Pastor Jeffrey ajarkan hari ini adalah:Not all about the facility, but it's about the promise of God is the point.Jesus Christ is the perfect gift that God has prepared not in the prefect situation as Maria expect.
Tidak perlu merasa layak, merasa kita udah baik untuk datang ke Tuhan.Meskipun kita kotor, meskipun kita ngga sempurna, Tuhan datang untuk kita dan terima kita apa adanya. Don't need to take a perfect moment to give.


Merry Christmas!!
Good night!!

Sidney Mohede - Tiada SepertiMu lyric

Sidney Mohede - Tiada SepertiMu

Anugrah-Mu kepadaku
Tak pernah berubah
Perbuatan-Mu terlukiskan
Di dalam hatiku

Tercengangku dibuat-Mu
Ku kagum pada-Mu
Tak ada hal di hidupku
Yang luput dari-Mu

Kau indah, Kau mulia
Tiada seperti-Mu
Ku ingin hidupku menyenangkan-Mu

Kau terawal dan terakhir
Pencipta segalanya
Seluruh bintang pun bersinar
Oleh ucapan-Mu

Engkau pun mengasihiku
Penulis hidupku
Tak henti seg'nap nafasku
Menyembah-Mu selalu

Kupuji, kusembah
Tiada seperti-Mu
Kuingin hidupku menyenangkan-Mu

S'gala puji
S'gala hormat
Seg'nap hatiku menyembah-Mu
Terimalah seg'nap hidupku
S'bagai persembahan yang hidup

Anugrah-Mu kepadaku
Tak pernah berubah
Perbuatan-Mu terlukiskan
Di dalam hatiku

Kupuji, kusembah
Tiada seperti-Mu
Ku ingin hidupku menyenangkan-Mu

S'gala puji
S'gala hormat
Seg'nap hatiku menyembah-Mu
Terimalah seg'nap hidupku
S'bagai persembahan yang hidup

Bukan kehendakku,
Namun kehendak-Mu
Hidupku bagi-Mu
Kau indah, Kau mulia
Kuingin hidupku menyenangkan-Mu

Feat. Jakarta Tabernacle Choirs
Music and Lyrics by Sidney Mohede
© 2003 Insight Unlimited Publishing


Rabu, 17 Desember 2014

Keep your time well

Hebrews 10:25 Not forsaking the assembling of ourselves together, as the manner of some is; but exhorting one another: and so much the more, as you see the day approaching.

Ibrani 10: 25 Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang adalah; tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat.


Siapa yang sering tidak datang ke gereja dan melewatkan komsel, kelompok kecil, atau kalau di Gereja JPCC dikenal dengan DATE, ngga datang karena kita harus mengerjakan tugas, macet, cape atau alasan lain?

Pagi ini Tuhan ingetin untuk kita lebih tekun dalam mengikuti Dia.

“Ketekunan bukanlah perlombaan jangka panjang, tetapi perlombaan jangka pendek yang kita lalui satu persatu.” - Walter Elliott

Menurut g itu sering g hadapi karena payahnya mengatur waktu, sering kali sebenarnya waktu yang ada dihabiskan untuk hal-hal bertele-tele yang sebenernya kalau hal itu dipangkas akan banyak waktu yang dapat digunakan lebih berguna.

Tuhan selalu mengingatkan berulang kali kalau hidup kita itu berharga, gunakan lah waktu dengan berguna. Jangan sia-siakan waktumu. Maintenance, keep your time well. Peliharalah waktumu dengan baik.

Mungkin kita pikir “aah, miss satu kali ngga 'pa-pa deh, kan harus ngerjain tugas, minggu depan baru datang..” Kamu yakin pasti datang di kesempatan berikutnya? 

Jangan lah menjauh, sehari demi sehari bisa jadi jauh, lebih jauh, lebih jauh lagi.. Perlombaan jangka pendek yang kita lalui satu persatu seperti kata Walter Elliott.. Lakukan apa yang wajib kita lakukan hari ini. Yuk saring memperhatikan, saling mengingatkan dan mendorong satu sama lain untuk melakukan perkerjaan baik, seperti diingatkan di dalam Ibrani 10:24

Fellowship among believers is very important because it provides for spiritual interaction and mutual encouragement. So, don’t miss any opportunity to meet up or fellowship. Make it a point to attend every cell group meeting because it is through such gathering that our faith is built. - Kevin Loo

Datang untuk kita melayani bukan untuk minta dilayani.. -Vivi

Datang ya ke Date nanti malam..


Minggu, 14 Desember 2014

In Christ Alone

The Rescue - In Christ Alone

In Christ alone my hope is found
He is my light, my strength, my song
This Cornerstone, this solid ground
Firm through the fiercest drought and storm

What heights of love, what depths of peace
When fears are stilled, when strivings cease
My Comforter, my All in All
Here in the love of Christ I stand

In Christ alone will I glory
Though I could pride myself in battles won
For I've been blessed beyond measure
By his strength alone I'll overcome

Oh, I could stop and count successes
Like diamonds in my hand
But those trophies could not equal
To the grace by which I stand

In Christ alone
I place my trust
And find my glory
In the power of the cross

In every victory
Let it be said of me
My Source of strength
My Source of hope
Is Christ alone

In christ alone will I glory
For only by His grace I am redeemed
And only his tender mercy
Could reach beyond my weakness to my need

Now I seek no greater honor
Than just to know Him more
And to count my gains but losses
To glory of my lord

Sing by Sidney Mohede in album The Rescue
Words and Music by Stuart Towned, Keith Getty Don Koch and Shawn Craig
Piano by Alvi Radjagukguk
© 1994, 2002 Paragon Music (ASCAP) Thankyou Music (PRS) (adm. worldwide at EMICMGPublishing.com)
All right Reserced
International copyright secured
Used by permision CCLI SOng No. 3350395, 841440