Tampilkan postingan dengan label jpcc kota kasablanca. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jpcc kota kasablanca. Tampilkan semua postingan

Minggu, 10 Mei 2015

Broken Focus

Nanana♪(v^_^)v
Wecome home Pastor Jeffrey Rachmat!! 
Seneng banget liat beliau kembali lagi dan siap membagikan lebih banyak lagi hal-hal bermakna buat buat menjalani hidup...
Who does not happy surrounded by happy & positive peoples?

Saran: join DATE & aktif di DATE
*ingetin diri sendiri*

So, this week Pastor Jeffrey share tentang pergumulannya selama 2 buln ini.. Judul khotbahnya Broken Focus..
Ayo lanjut baca, semoga diberkati!

Hal yang benar adalah ketika seseorang menghidupi apa yang disampaikannya. Not only say and share about positive things, also doing it.
Segala sesuatu yang sehat pasti bertumbuh. And that's what we want, right?

I am here today because of God's grace.

Its God's, not mine. Semua adalah milik Tuhan, dan selagi masih diberi kesempatan, lakukan yang terbaik. Always do the best!

Lukas 5:1-11
(1) Pada suatu kali Yesus berdiri di pantai danau Genesaret, sedang orang banyak mengerumuni Dia hendak mendengarkan firman Allah. (2) Ia melihat dua perahu di tepi pantai. Nelayan-nelayannya telah turun dan sedang membasuh jalanya. (3) Ia naik ke dalam salah satu perahu itu, yaitu perahu Simon, dan menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu Ia duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. (4) Setelah selesai berbicara, Ia berkata kepada Simon: "Bertolaklah ke tempat yang dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan." (5) Simon menjawab: "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan kami tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga." (6) Dan setelah mereka melakukannya, mereka menangkap sejumlah besar ikan, sehingga jala mereka mulai koyak. (7) Lalu mereka memberi isyarat kepada teman-temannya di perahu yang lain supaya mereka datang membantunya. Dan mereka itu datang, lalu mereka bersama-sama mengisi kedua perahu itu dengan ikan hingga hampir tenggelam. (8) Ketika Simon Petrus melihat hal itu iapun tersungkur di depan Yesus dan berkata: "Tuhan, pergilah dari padaku, karena aku ini seorang berdosa." (9) Sebab ia dan semua orang yang bersama-sama dengan dia takjub oleh karena banyaknya ikan yang mereka tangkap; (10) demikian juga Yakobus dan Yohanes, anak-anak Zebedeus, yang menjadi teman Simon. Kata Yesus kepada Simon: "Jangan takut, mulai dari sekarang engkau akan menjala manusia." (11)Dan sesudah mereka menghela perahu-perahunya ke darat, merekapun meninggalkan segala sesuatu, lalu mengikut Yesus.

Markus 10:35-41
(35) Lalu Yakobus dan Yohanes, anak-anak Zebedeus, mendekati Yesus dan berkata kepada-Nya: "Guru, kami harap supaya Engkau kiranya mengabulkan suatu permintaan kami!" (36) Jawab-Nya kepada mereka: "Apa yang kamu kehendaki Aku perbuat bagimu?"(37) Lalu kata mereka: "Perkenankanlah kami duduk dalam kemuliaan-Mu kelak, yang seorang lagi di sebelah kanan-Mu dan yang seorang di sebelah kiri-Mu." (38) Tetapi kata Yesus kepada mereka: "Kamu tidak tahu apa yang kamu minta. Dapatkah kamu meminum cawan yang harus Kuminum dan dibaptis dengan baptisan yang harus Kuterima?"(39) Jawab mereka: "Kami dapat." Yesus berkata kepada mereka: "Memang, kamu akan meminum cawan yang harus Kuminum dan akan dibaptis dengan baptisan yang harus Kuterima. (40) Tetapi hal duduk di sebelah kanan-Ku atau di sebelah kiri-Ku, Aku tidak berhak memberikannya. Itu akan diberikan kepada orang-orang bagi siapa itu telah disediakan." (41) Mendengar itu kesepuluh murid yang lain menjadi marah kepada Yakobus dan Yohanes. 

Cerita tentang Yakobus & Yohanes, dimana mereka udah di pilih dan meninggalkan segalanya untuk ikut Tuhan, tapi karena adanya keegoisan, mereka mencoba menentukan siapa yang lebih besar diantara mereka. Karena mereka diberikan kemampuan oleh Tuhan untuk melakukan dan menyaksikan suatu hal yang hebat, mereka mulai mendiskusikan siapa yang lebih hebat.

Manusiawi sekali bila seseorang menjadi egois (selfish).

Poin-nya bukan hanya pada saat kita memulai.
Memulai adalah sesuatu yang lebih mudah, karena mempertahankan dan memetik hasil akhirnya adalah bagian yang paling sulit.

Apa tujuan awal kita saat memulai bisa bergeser karena adanya banyak hal yang terjadi dan kita alami.

Kebanyakan saat orang memulai sesuatu didasari dengan selfless, yaitu ngga mikirin diri sendiri.
Misalnya: kita kerja tujuanya untuk keluarga, pelayanan tujuannya melayani Tuhan. Punya blog tujuannya mau sharing ke temen-temen dengan tujuan positif. 

Seiring berjalannya waktu, dalam perjalanan banyak yang berubah tujuan.. Menuntut jabatan, menuntut fasilitas, menuntut popularitas, dan berbalik semua demi kepuasan pribadi.

So, disini diingetin untuk selalu ingat alasan utama ketika memilih untuk memulai.

All personal failure is the direct result of broken focus. - Robb Thompson

Yakobus 3:16

Sebab dimana ada iri hati dan mementingkan diri sendiri di situ ada kekacauan dan segala macam perbuatan jahat.

Selfish adalah awal dimana kekacauan berasal.
Ketika SELFLESS menjadi SELFISH
World ruined, our life ruined.

Dalam banyak area kehidupan hal ini terjadi toh?
Ada yg mau sharing?

Question for ourselves:
Why do I do what I do?
Do I still like what I'm doing?

Sesekali pertanyakan ke diri sendiri, kd kita ngga keluar dari tujuan awal kita..

Wahyu 2:4-5
 (4) Namun demikian Aku mencela engkau, karena engkau telah meninggalkan kasihmu yang semula. (5) Sebab itu ingatlah betapa dalamnya engkau telah jatuh! Bertobatlah dan lakukanlah lagi apa yang semula engkau lakukan. Jika tidak demikian, Aku akan datang kepadamu dan Aku akan mengambil kaki dianmu dari tempatnya, jikalau engkau tidak bertobat. 

Back to our original purpose, less the selfish, until we become selfless.

God bless you!

Anyway this a performance by JPCC Worship today. Enjoy

Pastor Jeffrey & Pastor Ian Vail <3 nbsp="" p="">

Minggu, 26 April 2015

Dare to Lose



Kali ini Pastor lucu yang always positif, fruitful & inilah Pastor yang memotivasi untuk datang dan join di JPCC (((o(*゚▽゚*)o))) Pastor Alvi Radjagukguk!!

Selain sharing tentang Firman Tuhan, ko Alvi (ehem, panggil koko, sksd iich, eaaaa) juga sharing foto2 lucunya yg ada di instagramnya, ketawa deh satu aula hahaha yg mau ngintip klik di sini

Pastor Alvi bagiin kita apa hari ini? Ko Alvi sharing soal "dare to lose" yang artinya berani kehilangan

Mari simak catetannya...

Markus 8:34-36

(34) Lalu Yesus memanggil orang banyak dan murid-murid-Nya dan berkata kepada mereka: "Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku. (35)Karena siapa yang mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku dan karena Injil, ia akan menyelamatkannya. (36) Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia kehilangan nyawanya.

Which mean: Self sacriface is the way, to find the meaning of our live.
Kita menemukan arti hidup kita ketika kita memberikan diri kita untuk orang lain.

Matius 9:17

(17) Begitu pula anggur yang baru tidak diisikan ke dalam kantong kulit yang tua, karena jika demikian kantong itu akan koyak sehingga anggur itu terbuang dan kantong itupun hancur. Tetapi anggur yang baru disimpan orang dalam kantong yang baru pula, dan dengan demikian terpeliharalah kedua-duanya."

Which mean: Tingkat hidup yang lebih tinggi perlu tempat yang lebih luas.
Perbaiki strukturnya agar Tuhan dapat mengalirkan yang lebih baik lagi.

3 sikap/attitude untuk menjadi probadi yang selfless:
1. Available/tersedia
Yesaya 6:8
"Ini aku, utuslah aku!"
God looks for availability beyond ability. 
Tuhan nyari kesediaan kamu, keberadaanmu, kerelaanmu untuk memberikan waktumu untuk Dia, dan itu lebih daripada kemampuan yang ada di diri kita.

"You are not in the driver seat, I AM"

Kita adalah alatnya Tuhan & sejak dikandung, Tuhab sudah menetapkan tujuanNya dalam hidup kita.

Availability bring us closer to our God-given purpose.

Amsal 3:6
(6) Akuilah Dia dalam segala lakumu, maka Ia akan meluruskan jalanmu.

2. Teachable/mau diajar 
Lukas 13:30
(30) Dan sesungguhnya ada orang yang terakhir yang akan menjadi orang yang terdahulu dan ada orang yang terdahulu yang akan menjadi orang yang terakhir."

Mau diajar, lalu belajar dan ditindaklanjuti dengan perubahan.

We are to be life long learners and student of change.

Keep learning. Never stop.

Hati yang mudah diajar membawa kita pada promosi.
Dare yourself to embrace to get the new height.

Tapi jangan o'on2 amat ya.. Mau diajar dan terus belajar bukan berarti kamu bodoh dan otaknya kosong, tapi mau meningkatkan kualitas diri menjadi lebih baik lagi.

3. Love driven/didorong oleh kasih
Yakobus 3:16
(16) Sebab di mana ada iri hati dan mementingkan diri sendiri di situ ada kekacauan dan segala macam perbuatan jahat.

Keputusan untuk mementingkan orang lain sampai harus mengorbankan diri sendiri.

Ego adalah hasrat untuk menguntungkan diri sendiri dan mengorbankan orang lain. So jangan tega-tega ya jadi orang..

1 Korintus 13:8
Love never fails; God is love; God never fails.

Balaslah apapun dengan kasih.
Cinta itu mau berkorban.

1 Korintus 13:7
(7) Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu.

God bless you!

Here some quote from Pastor Alvi:















Minggu, 05 April 2015

He is Risen

Happy Easter guys!!



"The great gift of Easter is hope - Christian hope which makes us have that confidence in God, in his ultimate triumph, and in his goodness and love, which nothing can shake." - Basil Hume


Kebaktian ke 15 JPCC tahun ini, di tanggal 5 April 2015 Kita merayakan Paskah bersama.
Paskah adalah hari dimana kita mengenang kebangkitan Tuhan Yesus yang menang melawan maut.





Kebaktian kali ini di pimpin oleh Pastor Jose Carol dengan tema "He is Risen"

Ayat diambil dari Lukas 24:1-12

1tetapi pagi-pagi benar pada hari pertama minggu itu mereka pergi ke kubur membawa rempah-rempah yang telah disediakan mereka. 2Mereka mendapati batu sudah terguling dari kubur itu, 3dan setelah masuk mereka tidak menemukan mayat Tuhan Yesus. 4Sementara mereka berdiri termangu-mangu karena hal itu, tiba-tiba ada dua orang berdiri dekat mereka memakai pakaian yang berkilau-kilauan. 5Mereka sangat ketakutan dan menundukkan kepala, tetapi kedua orang itu berkata kepada mereka: “Mengapa kamu mencari Dia yang hidup, di antara orang mati? 6 Ia tidak ada di sini, Ia telah bangkit. Ingatlah apa yang dikatakan-Nya kepada kamu, ketika Ia masih di Galilea, 7yaitu bahwa Anak Manusia harus diserahkan ke tangan orang-orang berdosa dan disalibkan, dan akan bangkit pada hari yang ketiga.” 8Maka teringatlah mereka akan perkataan Yesus itu. 9Dan setelah mereka kembali dari kubur, mereka menceriterakan semuanya itu kepada kesebelas murid dan kepada semua saudara yang lain. 10Perempuan-perempuan itu ialah Maria dari Magdala, dan Yohana, dan Maria ibu Yakobus. Dan perempuan-perempuan lain juga yang bersama-sama dengan mereka memberitahukannya kepada rasul-rasul. 11Tetapi bagi mereka perkataan-perkataan itu seakan-akan omong kosong dan mereka tidak percaya kepada perempuan-perempuan itu.
  12Sungguhpun demikian Petrus bangun, lalu cepat-cepat pergi ke kubur itu. Ketika ia menjenguk ke dalam, ia melihat hanya kain kapan saja. Lalu ia pergi, dan ia bertanya dalam hatinya apa yang kiranya telah terjadi.

Pastor Jose ingetin kalo kita datang ke gereja di hari Paskah bukan hanya karena kita wajib datang sebagai umat Kristen untuk merayakannya, tapi lebih mendasar bahwa kita datang ke gereja pada sat Paskah adalah untuk merasakan Paskah itu sendiri. Tuhan sendiri yang berkata, Dia pun menggenapinya. Tuhan yang kita sembah adalah Tuhan yang selalu dan bisa menepati janji.

Ada 3 hal yang dapat kita kenang dalam hari paskah:
1. SALIB YANG KOSONG

Salib yang kosong menunjukkan bahwa semua sudah dibayar lunas oleh Tuhan. Kita telah di lebus, kita telah i benarkan, kita telah dibebaskan dari masa lalu kita. 

2. KUBUR YANG KOSONG

Kubur yang kosong menyatakan Dia sudah dibangkitkan, kita telah dibangkitkan. Tidak ada maut yang dapat menahan Dia. Kubur yang kosong ini adalah janji bahsa kita juga bisa bangkit. 
We should be exited! God already paid it all. 
Bangkit bersama Dia.
Bangkit karena Tuhan telah bangkit.
Semangat, keluarga, cita-cita, hubungan dengan sesama, masa delan, semua bangkit dalam kehidupan kita. Hidup dan terus naik menjadi lebih baik. Tidak ada yang terlalu sulit bersama Dia.

Kisah Para Rasul 4: 33-34
33Dan dengan kuasa yang besar rasul-rasul memberi kesaksian tentang kebangkitan Tuhan Yesus dan mereka semua hidup dalam kasih karunia yang melimpah-limpah. 34Sebab tidak ada seorang pun yang berkekurangan di antara mereka; karena semua orang yang mempunyai tanah atau rumah, menjual kepunyaannya itu, dan hasil penjualan itu mereka bawa 

3. KAIN KAFAN YANG KOSONG

Kain kafan yang kosong ini berarti bahwa Tuhan meninggalkan semua tanda-tanda kematiannya. Leave what is dead behind. Tinggalkan masa lalu kita, tinggalkan kebiasaan buruk yang sudah mati dan telah ditebusnya. Hidup dan bangkit bersama Dia, tinggalkan semua yang sudah lewat di belakang.

Filipi 3:7-11
7Tetapi apa yang dahulu merupakan keuntungan bagiku, sekarang kuanggap rugi karena Kristus. 8Malahan segala sesuatu kuanggap rugi, karena pengenalan akan Kristus Yesus, Tuhanku, lebih mulia dari pada semuanya. Oleh karena Dialah aku telah melepaskan semuanya itu dan menganggapnya sampah, supaya aku memperoleh Kristus, 9dan berada dalam Dia bukan dengan kebenaranku sendiri karena mentaati hukum Taurat, melainkan dengan kebenaran karena kepercayaan kepada Kristus, yaitu kebenaran yang Allah anugerahkan berdasarkan kepercayaan. 10Yang kukehendaki ialah mengenal Dia dan kuasa kebangkitan-Nya dan persekutuan dalam penderitaan-Nya, di mana aku menjadi serupa dengan Dia dalam kematian-Nya, 11supaya aku akhirnya beroleh kebangkitan dari antara orang mati.

Roma 6:7
7Sebab siapa yang telah mati, ia telah bebas dari dosa. 

God bless everyone!

Minggu, 22 Februari 2015

LEVEL UP Part 3

Tau-tau udah kebaktian terakhir di bulan Februari, cepet ya.. Ini note dari ibadah ke 8 di JPCC. Hari ini ada penyerahan anak, semoga keluarganya diberkati, anak-anaknya bisa bertumbuh luat biasa ya!
Moga-moga berguna ya catetan ini, eniweey sekalian dibawahnya ditambahin foto dari catetan  yang di catet waktu kebaktian. haha Tulisannya acak rawut banyak salah krn buru-buru nulisnya hehe.
Dan ada foto Pastor Jeffrey juga temen-temen JPCC Worship yang keren. wohooo!
Enjoy reading & let's changing! Be the better you!

"Yang baik yang tampak di luar merupakan investasi dari apa yang ada di dalam jiwa kita"

Matius 6:22-23 (BIS)
Mata adalah pelita tubuh. Jika matamu baik, teranglah seluruh tubuhmu; jika matamu jahat, gelaplah seluruh tubuhmu. Jadi jika terang yang ada padamu gelap, betapa gelapnya kegelapan itu.

*Jagalah hati dan pikiran kita hari demi hari*

Untuk merubah dunia kita, kita harus merubah pandangan kita. 
Untuk merubah pandangan kita, kita harus mengganti lensa kita, dalam arti mengganti cara pandang kita.

YANG MENGHAMBAT SESEORANG UNTUK LEVEL UP:
1. TIDAK PERCAYA DIRI
*Believe what God said*

2. MALAS MENYESUAIKAN DIRI DENGAN SUASANA
Higher level/ next level requires different approach.
Butuh tanggung jawab lebih untuk naik ke level yang lebih tinggi.
Orang malas bukan tidak punya kesempatan, tetapi adalah orang yang tidak mau mengambil dan menyia-nyiakan kesempatan tersebut.

Amsal 12:27 (BIS)
Orang malas  tidak akan menangkap buruannya, tetapi orang rajin akan memperoleh harta yang berharga

3. BATASAN YANG SEMU
Orang yang melihat atau fokus kepada keterbatasan diri sendiri tanpa mencoba lebih dahulu. Selalu merasa tidak bisa, tidak mampu dan tidak mungkin.
Percaya kalau: Hati dan pikiran seseorang yang diperbaharui akan membawa seseorang ke tempat yang tidak pernah ia kira dan batasan yang semu itu akan menghilang dari diri kita.
Persoalan yang datang dapat membuat kita menemukan potensi-potensi baru dalam diri kita.
Kesulitan lah yang memperkenalkan kita pada level yang baru.
Kesulitan atau trauma masa lalu dapat menghentikan kita, tapi kita harus mencoba tanpa takut gagal.

4. TIDAK SETIA
Orang yang gagal dipercaya atas apa yang diberikan kepadanya. Perlakukanlah hal yang sedikit dengan sebaik mungkin. Mulai dari hal kecil yang ada di tangan kita.

Lukas 16:10
Barang siapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkata-perkara besar. Dan barangsiapa tidak benar dalam perkara-perkara kecil, ia tidak benar juga dalam perkara-perkara besar.

5. BEBAN YANG TERLALU BERAT
Matius 11:28
Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.
*Best way is come to God*

1 Petrus 5:7
Serahkanlah segala kekhawatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.

1 Yohanes 1:9
Jika kita mengakui dosa, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan.

CARA MENGATASI HAL-HAL YANG MENGAMBAT UNTUK LEVEL UP
1. CARI LINGKUNGAN YANG BARU
*Change your environment*
Jika sekeliling kita berubah, kita dikelilingi orang-orang yang positif, yang mendorong dan mensupport kita.
*Find people who believe in you, even when you not believe in yourself.

2. CARI, MINTA KETUK ~> USAHA DONG!!
Expose yourself to the one He want you to achieve.
Expose yourself to the level you want to achieve

Cari apa yang kamu mau
Minta apa yang kamu mau
Ketuk pintunya, temui apa impianmu

Sering kali kita malas mencari dan merasa tidak bisa, remember your word create your world.
Tuhan memberikan karunia pada orang yang rendah hati. Ask someone to teach you. Belajar dari orang yang kita mau dapat apa yang udh dia capai.

3. BANGUN IMAN PERCAYA KEPADA YESUS
Kalau kita ngga mengenal firman Tuhan, kita ngga akan punya dasar.

Markus 9:23
Jawab Yesus: "Katamu: jika engkau dapat? Tidak ada yang mustahi bagi orang yang percaya!"

4. SETIA DAN BERTEKUN
Setia lah atas apa yang ada di tangan kita
Bertekun atas apa yang kita kerjakan

Selalu bersyukur atas apa yang kita punya. Jaga baik-baik. Setia atas apa yang kita punya.

Yakobus 1:4
Dan biatlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang, supaya kamu menjadi sempurna dan untuh tak kekurangan suatu apapun.

"Be what you want people to be. Be the supportive person for your friend."

God bless you!













Senin, 12 Januari 2015

NAIK KELAS!!

Ibadah 2 JPCC 11 Januari 2015


Pastor Jose Carol

*Nats of this year: Matius 5:48
"Karena itu haruslah kamu sempurna, sama seperti Bapamu yang di sorga adalah sempurna."

Kekristenan adalah:
Proses perjalanan kita untuk belajar dan diajat oleh Tuhan Yesus. Miliki sikap untuk datang dan mau belajar. Sikap hati (attitude) untuk kita mau belajar, terus bisa diajar dan menghormati GURUnya.
 Guru disini yang dimaksud adalah Tuhan Yesus.

*Make Him as our example*

Kebanggana, pencapaian dan promosi adalah hasil dari naik kelas.
Dalam berbagai area kita perlu dan harus naik kelas.
Kesehatan~Karakter~Bisnis~Relationship~Kerohanian~ETC

Naik kelas butuh tanggung jawab dan komitmen yang lebih besar dan Tuhan akan berikan hal yang lebih besar juga.

Masa-masa yang harus kita lewati untuk NAIK KELAS:
1. MASA BELAJAR
PENGUASAAN TEORI di level ini mempengaruhi kemantapan or our basic untuk dapat bertahan di kelas yang lebih tinggi. Ketika dasar kita tidak kuat maka akan ada konsekuensi saat kita berada di level yang lebih tinggi.
Kita butuh PENGETAHUAN, KEMAMPUAN DAN SIKAP DIRI yang cukup untuk melewati satu level ke level berikutnya.

Bener kata Pastor, sebenernya selama ini CARA, KONSEKUENSI DAN UPAH sebenernya udah dikasih tau dan dicontohkan di Alkitab oleh Tuhan Yesus. Dalam kehidupan sehari-hari kita juga banyak diingatkan. I think the point is HOW WE SEE AND PUT IT IN OUR LIVE.

It's time to CONTROL OURSELF
Your standart of giving determine your standard of living.
Raise your standard of giving agar kita diberikan lebih oleh Tuhan.

2. MASA UJIAN
Masa dimana kita BELAJAR TENTANG DIRI KITA SENDIRI. Ujian ada untuk kita dapat mengetahui mana yang sudah kita kuasai dan mana yang belum. Apa yang kita tahu dan apa yang kita belum tahu biasanya kita sadari ketika ujian itu datang. Kita disadarkan bahwa ternyata kita bisa atau sebaliknya. Dan sikap kita lah yang mau belajar lagi, belajar ulang dan melewati ujan itu dengan hasil yang lebih baik atau nyerah. There's always an option.

PENCOBAAN DATANG UNTUK MENJATUHKAN MANUSIA
UJIAN DATANG UNTUK MENAIKKAN NILAI MANUSIA

Tuhan selalu menyertai kita dan ingin kita naik kelas. So don't be afraid.

Baca yuk Hakim-hakim 3:1-5

Perlu punya mentalitas yang kuat untuk dapt masuk ke tanah perjanjian. Pelajari apa yang harus dipelajari. Ubah cara-cara yang masih salah. Ayo ubah cara pikir, ubah perspektif, perbaiki diri. GUE PINGIN JADI LEBIH BAIK TAHUN INI.

Yakobus 1:3-4

God bless you guys!



Senin, 05 Januari 2015

LEVEL UP


Ibadah 1 JPCC 4 Januari 2015

Pastor Jussar Badudu

DENGAN TEMA BARU TAHUN 2015
LEVEL UP

Yakin tahun ini kehidupan kita akan naik dalam berbagai area hidup kita, dalam pelayanan, hubungan, pendidikan, pekerjaan, dan lain lain.

Bagaimana agar hidup kita berbuah? Belajar dari Paulus, yuk!
Baca: 1 Tesalonika 2:1-12 & Kisah Para Rasul 16

3 hal yang dapat kita lakukan supaya kita berbuah/fruitful:

1. SETIA KEPADA PANGGILAN 

Lukas 19:17
=> setia pada perkara kecil, Tuhan memberikan kita sesuatu ( benda, hal, ataupun perkara ) sesuai dengan kapasitas dan kemampuan kita. Kalau memang hal kecil bisa kita kerjakan dengan baik, percaya Tuhan akan berikan hal/perkara yang lebih BUESAR.

2. HIDUP ADALAH TENTANG ORANG LAIN

"Our words create our world." Begitupun dengan sikap kita. Sikap kita kepada orang lain menentukan baik atau buruknya sikap mereka kepada kita. Ada timbal balik istilahnya..

Patir Jussar said: "Bersikap lemah lembutlah pada orang lain, sama seperti ibu mengasihi anaknya."
Kelemahlembutan itu bicara mengenai:
- kesabaran
- kesantunan
- keemosian
- kebersediaan kita untuk mendengar

2 Timotius 2:25
“Dan dengan lemah lembut dapat menuntun orang yang suka melawan, sebab mungkin Tuhan memberikan kesempatan kepada mereka untuk bertobat dan memimpin mereka sehingga mereka mengenal kebenaran”

3. KASIH SAYANG TERHADAP ORANG LAIN

1 Tesalonika 2:8
"Demikianlah kami, dalam kasih sayang yang besar akan kamu, bukan saja rela membagi Injil Allah dengan kamu, tetapi juga hidup kami sendiri dengan kamu, karena kamu telah kami kasihi."

Semoga bermanfaat. God bless you!